Kabupaten Tangerang - Dengan adanya informasi warga sekitar terkait kegiatan Tahi besi yang menggunakan alat berat, berada di wilayah Gintung RT. 10 Rw. 02 Desa Gintung Kecamatan Sukadiri. Rabu, 11 Februari 2026.
"tahi besi" adalah karat atau oksida besi. Dalam istilah ilmiah atau teknis, tahi besi Merujuk pada hasil korosi besi (perkaratan) yang berbentuk serbuk berwarna coklat kemerahan atau kuning seperti pasir menjadi sorotan publik,". Istilah Umum: Karat dan Istilah Kimia: Oksida besi.
Begitu awak media menyambangi lokasi, Diduga bahan pengurugan memakai tahi besi yang sudah terlihat seperti pasir itu menjadi sorotan publik, karena pengambilan dari lokasi tersebut menggunakan truk tanah dan mengarah pada lintasan Jalan Kampung Babulak Desa Pisangan Jaya Kecamatan Sepatan, serta disinyalir dikirim ke pengguna sebagai bahan pengurugan proyek MBG yang berada di Kampung Nanggul Desa Sukasari Kecamatan Rajeg.
Secara aturan teknis dan kesehatan lingkungan, penggunaan "tahi besi" (terak besi/iron tailings/slag) untuk pengurugan sangat tidak disarankan dan umumnya dilarang jika tidak melalui pengolahan dan izin khusus.
“Risiko Lingkungan (B3): Tahi besi, terutama yang berasal dari limbah industri, seringkali masuk dalam kategori limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) atau limbah non-B3 yang terdaftar, dan memerlukan pengelolaan khusus (PP No. 27 Tahun 2020).”
Sementara yang berada diLokasi pengangkutan Urugan berinisial (O), menyampaikan kegiatan urugan untuk dikirim ke Kampung Nanggul, dan ini jenis bentuknya pasir yang mana memang pabrik ini sudah tidak produksi mau dijual. Ucapnya
Sedangkan awak media langsung mengkonfirmasi ini tahi besi bukan yah?, ia pun mengatakan bukan bang, memang ini dulunya leburan besi. Pengungkapannya
Namun disisi lain adanya seorang petugas Satpol-PP dari Kecamatan Sukadiri begitu di jelaskan, saya juga ga tau ada kegiatan kalo ga saya lihat ada mobil truk tanah lewat, kemudian ia menegaskan bang ini mah pabrik besi dulu nya mana mungkin itu pasir asli, yang pastinya itu tahi Besi cumanlokasi memang sudah lama banget, pikir aja bang secara logika. Ujarnya saat berkomunikasi langsung dengan awak media.
Dan Ketua RT 02 Rw. 08 dari Desa Pisangan Jaya menjelaskan kepada awak media, untuk lintasan jalan ga ada kabar kesaya kalo truk dari arah tabrakan yang melintasi jalan Babulak, memang kalo anak muda itu diaturkan untuk parkir dijalan. Tutupnya



